image

The Teamwork of Vendor, Buyer & Property Consultant

by dradjad 18-Apr-2017 Dibaca sebanyak : 855 kali

Property Consultant musti belajar untuk menikmati saat bertemu orang, sehingga bisa menerima dan menyikapi perbedaan-perbedaan yang ada,” demikian ditekankan Admiral LJ Hooker, Ibu Enny, dalam sesi sharring saat mengadakan kunjungan ke LJ Hooker Jatimakmur pada tanggal 9 Maret 2017. Jangan sampai marketing malahan menjadi pengadu domba antara penjual dan pembeli, karena kadangkala marketing tidak sadar bahwa kita memang harus merenungkan dahulu sebelum ngomong. Tujuan kita memang untuk deal saja, tapi kita juga musti menyadari dan menyaring apa yang akan disampaikan kepada kedua pihak, khususnya pada saat negosiasi.

Menyampaikan segala permasalahan (misalnya biaya dan sesuatu yang kurang menyenangkan) secara ringan, bukan berarti meremehkan, dengan menggunakan bahasa yang menarik kesan konsumen sehingga mereka bisa memahami dan menerimanya.  Masalah tidak akan ada ketika kita menyampaikannya dengan ringan dan konsumen menerimanya dengan ringan juga. Ingat bahwa pembeli-penjual-PC merupakan teamwork, tidak boleh salah satu pihak yang menang ataupun kalah. Kita musti mengkondisikan supaya energinya positif semua.  Termasuk juga benderanya, kita hanya ada satu bendera yakni bendera “Merah Putih” Indonesia.

Kita juga harus mau berubah dan berusaha memperbaiki diri sendiri, khususnya pembawaan kita, dengan mempelajari dan menilai diri kita dari respon para klien. Dan bahwa kita juga musti menggunakan bahasa yang positif meskipun yang disampaikan bukanlah berita gembira, “bad message” misalnya ternyata harganya mahal atau malahan produknya sudah laku sehingga batal bertemu dengan pemiliknya. Hal ini sebagaimana yang pernah saya pelajari di Business CommunicationHow to Deliver Bad Message”. Ketika konsumen memerlukan alternatif pilihan lainnya, pada saat itulah sungguh berasa gunanya team yang solid dan data yang rapi. Di saat perbaikan belum cukup, jangan pernah berhenti melakukan perbaikan.

Sebagaimana ditekankan dalam Psychology of SellingExceed the Customers Expectation”, kita musti menampilkan kesan positif, dilihat rajin, selalu update meskipun hanya hal kecil (namun musti dilakukan setiap tahun), karena justru inilah yang akan membedakan kita dengan agen-agen lainnya, sehingga ketika customers punya kebutuhan tentang properti, mereka akan ingat kita. Kita harus meyakini diri kita, jangan pernah berpikiran negatif, dan selalu menuliskan target tertinggi kita supaya memotivasi diri untuk meraih target tersebut, bukannya malah mengerem. Kita musti bertumbuh, dan harta berlimpah tergantung cara kita mengelolanya.  Ada tanggungjawab dalam diri kita, jangan sampai mengeluh kalau melihat hal yang tidak cocok dan tidak sesuai dengan yang kita inginkan. [dj]

Berita terkait

Kategori