image

The Feeling of My Money

by dradjad 05-Nov-2019 Dibaca sebanyak : 106 kali

“Dalam mengelola sebuah kantor, kita memang musti memahami kepekaan perhitungan-perhitungan yang dibutuhkan.  Marketing yang mau bergabung bersama LJ Hooker juga harus mempunyai feeling ‘my money’.”


Belajar banyak dari kehidupan setiap hari itu memang penting.  Meskipun sudah bergabung lebih dari 15 tahun bersama LJ Hooker, saya masih pengen belajar dari temen-temen, terutama dalam hal marketing untuk tetap bisa berjalan dan menghasilkan.  Marketing memang baru bisa menghasilkan kalau sudah berhasil closing.  Marketing musti mempunyai 2 aspek: aspek pertama yakni aspek keahlian & product knowledge supaya bisa melakukan penjualan, dan satu aspek lagi yakni aspek mental.  Di kantor saya memang marketingnya sudah jago dalam hal keahlian dan ketrampilan, pintar dalam penguasaan product, tapi kadang-kadang masih kurang mentalnya.  Dalam menghadapi masalah, yang biasanya dalam perjalanan penjualan itu tidak bisa langsung closing, rata-rata marketingnya jadi cepet down.


Perjalanan ini memang seperti perumpamaan ketika kita memancing ikan di kolam.  Kita sudah dapet ikannya, kita musti bawa ikannya dalam ember, tapi kadangkala ikannya malah jatuh atau meloncat balik ke kolam. Jadi kita memang musti ulet sampai tercapai tujuannya, sampai bisa closing.  Janganlah memasukkan masalah ke dalam hati.  Kadangkala marketing memasukkan masalah tersebut sebagai masalah pribadi.  Masalah pekerjaan dijadikan beban dan harus dipikul.  Nggak bisa closing itu cuman masalah pekerjaan, bukan masalah pribadi kita.  Sebenarnya, kalau kita bisa memisahkan masalah pekerjaan dengan masalah pribadi, hidup kita akan lebih bahagia.  Tidak membawa masalah pekerjaan ke dalam rumah.  Kalau mau hidup bahagia, harus bisa memisahkan masalah.


Saya memang tidak banyak berkata-kata, hanya bisa memberi contoh saja, karena kadang susah juga kalau terlalu banyak berkata.  Kalau mau menghasilkan, musti mempunyai mental yang kuat.  Bagaimana sih supaya bisa mempunyai mental yang kuat?  Pasti kita bisa, karna kita memang butuh uang.  Marketing yang sukses itu memang marketing yang butuh uang.  Kita memang musti memposisikan diri sebagai orang yang butuh uang, dengan demikian kantornya bisa jalan. Kantor baru bisa menghasilkan kalau marketingnya menghasilkan.


Memang musti terus berusaha, dan jangan sombong, karna musti waspada bahwa masalah datang tanpa memberi tahu kita sebelumnya.



Mariana Tanuji, Principal LJ Hooker Kelapa Gading Timur

Sharring in Principal Gathering, 29 Agustus 2019

Kategori