image

Sukses Closing di Masa Corona

by dradjad 16-Jul-2020 Dibaca sebanyak : 390 kali

Margaretha Melly Triyoga bergabung bersama LJ Hooker Buaran sejak tanggal 17 April 2014.  Yang menarik minatnya untuk bergabung hanyalah karena jarak rumah ke kantor cukup dekat, dan memang waktu itu anak semata wayangnya masih perlu pendampingan untuk antar-jemput sekolah sehingga hanya bisa bekerja dengan flexible time.  Sejak awal bergabung, sudah langsung mendapatkan support oleh para admin LJ Hooker Buaran, demikian juga oleh rekan-rekan PC (Property Consultant) yang bisa saling memahami, sehingga suasananya sungguh nyaman.

 

Di saat yang sungguh-sungguh berbeda dari kondisi sebelumnya ini, Bu Melly berhasil meraih 5 closing rumah dan 2 closing tanah.  Disinilah kita bisa melihat bagaimana menghadapi situasi semacam ini.  Nilai closing tanahnya memang tidak begitu mahal, dan memang banyak juga agen lain yang bisa closing dengan nilai lebih.  Closing rumah tersebut ada yang berhasil dilakukan dalam jangka waktu 1 hari (deal harga dan langsung ke notaris), ada juga yang dalam jangka waktu 1-2 minggu, dan closing tanah malahan hampir 1 bulan.  Kelebihannya yakni bahwa semua bisa diselesaikan secara cash.  Dan kebetulan harga-harganya masih masuk di angka yang wajar.  Memang kita musti menjalani sesuai SOP saja, tidak berat sebelah kepada salah satu pihak, siap memberikan info yang sesuai, dan akhirnya musti bisa memberi solusi.

 

Bisa closing di masa Covid ini rasanya memang luar biasa, ternyata Tuhan itu ada dan selalu mendengar doa kita.  Awal corona memang agak stress juga, dan kondisi di masa Corona ini ternyata cukup menghalangi, bahkan sangat menghambat tata kerja para Property Consultant karena banyak akses menuju lokasi yang ditutup.  Setiap hari melihat berita selalu menimbulkan kekhawatiran.  Pikiran kita jadi takut, dan keluarga jadi lebih takut lagi.  Selama 1 bulan situasi ini bikin stress dan bahkan berat badan pun naik karena tidak keluar rumah sama sekali.  Belum lagi kalau kadang-kadang musti “berantem” dengan anak-anak, karena mereka memang belum boleh ke sekolah.  Lama-lama kepikiran juga kita bisa mati bukan karena corona nih, tapi karena stress sendiri. 

 

Akhirnya, stop melihat berita-berita dan memulai kontak dengan para vendor, dan ternyata kita lebih beruntung daripada mereka yang sangat terimbas kondisinya.  Kita musti tetap semangat untuk pasang iklan dan sedikit merubah tulisan di iklan untuk lebih menarik perhatian.  Nah, dari iklan-iklan itulah banyak respon didapatkan.  Baik dari investor maupun dari agen yang menyamar, yang dengan dalih-dalih corona mereka menawar dengan harga sangat rendah dibawah harga pasaran.  Meskipun dari 10 respon hanya 1 orang yang serius, namun yang serius itulah yang akhirnya mau membeli.

 

Inilah kenyataan yang benar-benar sedang kita hadapi, bukan gimmick dan bukan drama, oleh sebab itu jangan lupa selalu bawa dalam doa.  Hanya itu saja pegangannya, bukan biar kelihatan rohanis tapi memang begitulah kenyataannya.  Marketing memang jualan profesinya juga, dimana musti keep smiling to customers, dibumbui dengan ucapan-ucapan yang indah, yang juga akan menjadi doa.  Jangan lupa pula untuk selalu Positif Thinking, dimana setiap kali ada telpon dari customer, yang ada di pikiran yakni "Wow... mau closing apalagi nih ya?".  Semoga sharring ini bisa menambah semangat rekan-rekan dalam menghadapi situasi dan kondisi saat ini.

 

Margaretha Melly Triyoga, Property Consultant LJ Hooker Buaran


Join Indonesia Fastest Growing Property Agent

http://ljhooker.co.id/kantor

Kategori