image

7 Tips Mengelola Kantor

by dradjad 25-Jul-2014 Dibaca sebanyak : 955 kali

Kita dikenal karena integritas dan semangat kita terhadap sesama manusia dan dunia properti. Pengetahuan kita dan semangat meraih keunggulan dalam pelayanan pelanggan telah mendukung kita untuk tetap berada di barisan terdepan industri ini. Kita berusaha untuk beradaptasi dan mengadopsi perkembangan dunia ini, untuk merangsang pertumbuhan di area yang tepat, dan untuk merangkul keanekaragaman budaya di sekitar kita.  Kita bertujuan menyediakan pemikiran terkini dan memiliki pengetahuan tentang area lokal.  Kita sangat peduli dalam pemenuhan kebutuhan real estate.  Etos dan budaya kita dibangun demi kepuasan pelanggan secara fantastis.

Bagaimanakah cara berkomunikasi dengan staf?

1. Harus ada kontak setiap hari: temu muka di gang, janjian makan siang, kontak by phone, dan sebagainya, yang menunjukkan bahwa setiap hari kita available kalau mereka butuh bantuan kita.

2. Kalau anda memiliki formula yang tepat dan itu anda komunikasikan, mereka pasti akan berhasil; kalau mereka tidak berhasil pasti ada salah satu dari formula anda yang tidak diterapkan

3. Setiap tiga bulan, lakukan evaluasi kerja marketing, karena sebagian besar marketing tidak tahu benar-tidaknya dan bagus-tidaknya pekerjaannya.  Performance review itu bukan hanya menanyakan listing dan closing saja, tetapi memberi selamat kepada yang baru berhasil closing, dan dengan baik-baik juga harus menganalisa kelemahan listing di area tersebut.

4. Pisahkan home life dan work life.  Tidak bisa dipungkiri bahwa banyak marketing yang tidak bisa memisahkan urusan rumah dengan urusan kantor.  Kita harus bisa memisahkan kehidupan pribadi dari kehidupan kerja.  Urusan lain jangan dibawa ke kantor, karena akhirnya menjadi gosip yang tidak jelas yang mengganggu pekerjaan dan produktivitas kita.

5. Kantor harus mempunyai Marketing Strategy, kita harus menjelaskan alasan-alasan kita menjual rumah klien, karena setiap rumah memerlukan pendekatan yang berbeda-beda.

6. Anda harus membangun hubungan kerja yang dekat, karena orang yang mau menjual rumah biasanya hanya menjawab pertanyaan sesuai dengan keinginan agen, dan mereka tidak akan memberitahu jawaban yang sesungguhnya, kecuali anda benar-benar bisa mendapatkan kepercayaan.  Pesan terakhir: “Janganlah terjebak dengan keadaan, tetapi andalah yang harus menciptakan keadaan!“

7. Kita juga harus menyukai angka-angka untuk mengukur kemajuan yang kita raih.  Misalnya, minggu ini tim kita listing 6 dan menjual 2, minggu depan ada peningkatan listing 7 dan menjual 3, ukuran angka akan membuat kantor semakin bersemangat.  Kita harus suka mengukur kinerja kantor kita dan mengkomunikasikan dengan marketing kita.

Di dunia ini tidak ada hal yang mudah.  Kita harus memahami keadaan terburuk apapun dan menciptakan marketing strategy.  Marketing strategy harus kita ciptakan sehingga apa yang kita kerjakan tidaklah percuma.

Peter Crowther

Kategori