Kesetiaan dan Dedikasi Sang Admiral

VG. Rita Megawati SE, Principal LJ Hooker Gading Serpong

16 tahun berkecimpung di dunia properti menjadi bukti betapa konsistennya Rita Megawati.  Dedikasi dan kesetiaan itu pun berbuah penghargaan tertinggi yang diperolehnya menjadi bukti dari dedikasi dan kesetiaannya menjalani karier.

Pagi itu langit di kawasan Gading Serpong Tangerang nampak cerah. Secerah pakaian yang digunakan wanita anggun bernama lengkap VG. Rita Megawati SE.  Senyum ramah yang kerap meluncur dari bibirnya seolah menegaskan bahwa ia adalah sosok yang menyenangkan.  Tak hanya good looking, sebab wanita ini juga berwawasan.  Terutama ketika perbincangan mengarah ke sektor properti.  Dengan sigap ia pun berkilah: “Saya percaya bisnis properti itu ada masanya untuk take off kembali,” ujarnya menyikapi melambatnya bisnis properti dalam beberapa tahun belakangan.

Bagi wanita kelahiran tahun 1970 ini, menjual properti sudah menjadi passion.  Tak hanya lihai soal marketing, tapi juga cakap ketika menjadi konsultan bahkan developer properti.  Hebatnya, ketiga profesi itu pernah dijalaninya sekaligus.  “Saat ini saya sudah melepaskan profesi sebagai seorang pengembang.  Saya ingin mencurahkan waktu sebagai principal, franchise owner, sekaligus trainer,” tandas Rita yang dikenal sebagai Principal LJ Hooker, sebuah perusahaan agen properti yang hadir di Indonesia sejak tahun 2001.

Blessing in disguise.  Cerita berawal ketika pada tahun 2000 Rita membeli rumah dari seorang agen properti.  Justru dari transaksi itulah ia ditawari menjadi broker properti dari agen tersebut.  “Awalnya sempat menolak, namun karena saya terpikir bahwa pekerjaan ini mendapat free time (kebebasan waktu), akhirnya pada tahun 2001 saya memutuskan untuk mencoba,” kenang wanita yang pernah menjadi accounting supervisor di PT Chloride Batteries Indonesia, ASTRA Comp. Ini.

Tak disangka, usaha yang dulunya coba-coba justru menjadi pilihan kariernya hingga kini.  Bahkan eksistensinya di dunia broker properti kian mengkilap bahkan disegani.  Hebatnya lagi, semua itu diperolehnya dari anak tangga karier paling bawah.  Saat ini Rita tercatat sebagai seorang Principal LJ Hooker Gading Serpong, serta memiliki enam jaringan kantor LJ Hooker di Jabodetabek.

Kecemerlangan Rita sebagai pemasar properti sudah ditunjukkan pada 14 hari pertama bekerja sebagai broker.  Meski masih dalam masa penjajakan profesi (tahun 2001), namun wanita kelahiran Tangerang Banten ini sudah mampu menjual satu unit rumah.  “Waktu itu saya jual rumah senilai Rp 81 juta.  Jujur, saat itu saya sempat nggak percaya kalau saya bisa menjual rumah, apalagi background saya sebelumnya adalah accounting,” ucapnya sambil melepas senyum renyah.

Prestasi menjual rumah pertama itu rupanya menjadi milestone bagi Rita.  Langkahnya kian jejak di dunia broker.  Walhasil, selang enam bulan menjadi agen properti, Rita memperoleh penghargaan sebagai Top Sales se-Indonesia (Masuk 50 Besar).  Rita mengaku bahwa sejak awal mencoba menjadi broker ia berusaha tekun menjalani profesi barunya itu.

Totalitas di LJ Hooker

Prestasi menjual rumah pertama itu rupanya menjadi milestone bagi Rita.  Penjualan itu melecut kepercayaan dirinya.  Langkahnya kian jejak dan pasti di dunia broker lebih jauh.  Dan itu dibuktikannya.

Entah sudah berapa unit properti yang telah dilegonya sejak bergabung dengan LJ Hooker.  “It’s not about brand.  Ini adalah terkait passion setiap orang.  Saya berprinsip sesuatu yang baik sudah seharusnya dikembangkan,” terang Rita yang sudah 16 tahun menjadi agen properti.

Ketangguhan Rita sebagai seorang broker bersama LJ Hooker terus ditunjukkan.  Puncaknya saat tahun 2012 ia mendapat gelar atau predikat sebagai Admiral, yaitu sebuah penghargaan tertinggi dari LJ Hooker International (berbasis di Sydney, Australia).  “Predikat itu sendiri hanya diberikan kepada orang-orang tertentu yang dianggap memiliki kontribusi positif terhadap LJ Hooker, baik dari sisi pekerjaan maupun pemikiran,” terangnya dengan suara serak.  Untuk di Indonesia sendiri, baru lima orang yang mampu memperoleh penghargaan tersebut.  Sementara untuk di dunia ada sekitar 80-an broker properti yang sudah menerimanya.

Totalitas dan naluri bisnisnya terus mengalir.  Walau tak memiliki target khusus bersama LJ Hooker, faktanya saat ini ia memiliki 6 kantor LJ Hooker yang tersebar di wilayah Tangerang (LJ Hooker Gading Serpong, Scientia, BSD, Icon BSD, Alam Sutera, dan LJ Hooker Lippo Cikarang).  “Anak didik saya yang sudah berhasil, saya berikan kebebasan buka kantor.  Dan mereka mau saya ikut di dalam usaha itu.  Saya hanya maintain dan memberikan motivasi saja sebenarnya,” ujarnya merendah.

Tahun 2009 Rita mengaku sempat main proyek.  Ada beberapa proyek yang ditanganinya dan berhasil.  “Ada yang beda ketika terlibat langsung dalam pembangunan proyek dan enaknya dengan background sebagai agen properti kita paham bagaimana cara menjual proyek properti tersebut,” terang Rita.

Namun kembali lagi bahwa passion Rita sebenarnya adalah di penjualan properti.  Makanya profesi sebagai pengembang pun ia tinggalkan dan kembali fokus pada dunia broker.  “Saat ini saya juga sering menjadi trainer dan saya memiliki materi khusus tentang tips bernegosiasi,” terang Rita yang sering memberikan pelatihan untuk para broker properti.

Tak banyak memang orang yang mampu menjalani berbagai profesia sekaligus.  Sebab dibutuhkan talenta luar biasa untuk melakoninya.  Rita Megawati termasuk satu dari talenta luar biasa tersebut.


(Rusli - Cover Story, “The Queens of Property Business”, Indonesia Housing Magazine, Edisi 43, Mei 2018, halaman 16-17)